Profil

Pengantar

Program Studi Ilmu Komunikasi secara resmi dirintis sejak dikeluarkannya ijin dari DIKTI pada tanggal 13 Nopember 2003, melalui SK Dirjen Dikti Depdiknas Nomor 3545/D/T/2003 tentang Ijin Penyelenggaraan Program Studi Baru pada UB Jenjang Program Sarjana (S1). Selanjutnya, untuk mewadahi Program Studi Ilmu Komunikasi, Rektor UB melalui SK nomor 002A/SK/2004 tanggal 3 Februari 2004 membentuk suatu wadah yang disebut dengan Program Ilmu Sosial (sekarang telah menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) yang berkedudukan di UB dan Rektor sebagai penanggungjawab langsung. Pada tanggal 30 Agustus 2006 Program Studi Ilmu Komunikasi mendapat perpanjangan ijin penyelenggaraan dari Dikti melalui SK Dirjen Dikti nomor 3228/D/T/2006 . Peningkatan status dari Program Studi menjadi Jurusan dengan Program Studi Ilmu Komunikasi diperoleh FIS – UB dari Dirjen Dikti pada tanggal 29 Februari 2008 dengan SK nomor 536/D/T/2008.

Hasil kerja keras tim inilah yang melahirkan Jurusan Ilmu Komunikasi yang memulai kegiatan Akademiknya pada bulan Agustus 2004, yang tercatat sebagai lahirnya Jurusan Ilmu Komunikasi, dengan jumlah mahasiswa 60 orang sebagai angkatan pertama. Saat ini, Ilmu Komunikasi UB telah menghasilkan lebih dari 1000 alumni yang telah menyebar di dalam dan di luar negeri. Setelah mengikuti perkembangan zaman dengan segala tantangannya, pada tahun 2014 ini Jurusan Ilmu Komunikasi UB akan memperingati hari lahirnya yang ke-10, yaitu LUSTRUM II Jurusan Ilmu Komunikasi UB.

Rangkaian program telah disusun untuk memperingati Lustrum II Jurusan Ilmu Komunikasi UB, dengan semangat bahwa perayaan Lustrum II ini menjadi penanda semakin teguhnya posisi Jurusan Ilmu Komunikasi UB diantara jurusan ilmu komunikasi di universitas lain yang umurnya jauh lebih tua. Lustrum II Jurusan Ilmu Komunikasi UB yang diselenggarakan pada tahun 2014 ini nyatanya bertepatan dengan penyelenggaraan pesta demokrasi yang diadakan oleh Indonesia yaitu Pemilu tahun 2014. Oleh karena itu, tidak berlebihan rasanya jika tema besar yang akan diangkat dalam Lustrum II Jurusan Ilmu Komunikasi UB ini adalah “Bergulat Dengan Tanda: Membaca Fenomena Politik Indonesia tahun 2014”. Tema besar ini akan tercermin dalam rangkain program Lustrum II Jurusan Ilmu Komunikasi UB.

Jurusan Ilmu Komunikasi menyadari betul posisinya yang merupakan bagian dari masyarakat Indonesia dan akan selalu ikut bersama berpartisipasi dalam implementasi Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Dengan peringatan Lustrum II ini maka kedepannya peran Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UB, diharapkan semakin meningkat terutama dalam mendukung pencapaian Visi Indonesia 2025 yaitu Masyarakat Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil dan Makmur.

Tema Lustrum II Jurusan Ilmu Komunikasi
Tema besar yang akan diangkat dalam Lutrum I Jurusan Ilmu Komunikasi ini adalah

“Bergulat Dengan Tanda: Membaca Fenomena Politik Indonesia tahun 2014”

Tujuan Kegiatan

Rangkaian acara Lustrum II Jurusan Ilmu Komunikasi UB yang telah dibuat tentunya memiliki tujuan yang saling berkesinambungan satu sama lain. Berikut adalah beberapa tujuan kegiatan yang diadakan dalam rangakaian Lustrum II Jurusan Ilmu Komunikasi UB:

  1. Menjalin dan lebih mempererat lagi jalinan kerjasama antara civitas akademik Jurusan Ilmu Komunikasi UB dengan para stakeholder dan alumnus Jurusan Ilmu Komunikasi UB.
  2. Memperkenalkan lebih luas lagi keberadaan Jurusan Ilmu Komunikasi UB baik kepada lingkungan universitas lain maupun kepada masyarakat luas.
  3. Wujud kepedulian dan tanggung jawab Jurusan Ilmu Komunikasi UB sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi kepada masyarakat yang berfokus pada usaha pemberian sumbangsih pemikiran akademis terhadap fenomena yang ada di masyarakat.

Kegiatan yang diadakan dalam Lustrum II Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Brawaijaya ini tidak hanya berlangsung dalam satu kegiatan saja, tetapi digelar melalui beberapa rangkaian kegiatan. Tiap rangkaian kegiatan yang diadakan memiliki tema besar yang memiliki keterkaitan satu sama lain, sehingga diharapkan dengan mengadakan beragam rangkain kegiatan dalam Lustrum II Jurusan Ilmu Komunikasi ini penerimaan masyarakat atas keberadaan Jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Brawijaya semakin tinggi. Selain itu, dengan mengadakan beberapa rangkaian kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan peran dan sumbangsih Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya dalam memajukan kajian Ilmu Komunikasi di Indonesia.
Rangakaian kegiatan Lustrum II Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya terangkum dalam deskripsi kegiatan berikut ini:

1. Seminar Komunikasi Politik Tingkat Regional Jawa Timur 2014

Seminar Komunikasi Politik 2014 yang diadakan dalam rangkaian Lustrum II Jurusan Ilmu Komunikasi ini mengangkat tema “Fenomena Kontemporer Komunikasi Politik 2014”. Seminar ini merupakan refleksi atas fenomena politik Indonesia yang terjadi pada tahun 2014, utamanya berkaitan dengan dimulainya Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden pada tahun ini. Seminar ini diadakan dalam skala regional dengan mengundang beberapa pakar sebagai pembicara utama serta melibatkan dosen-dosen Jurusan Ilmu Komunikasi yang berada di universitas-universitas yang ada di wilayah Jawa Timur.

2. Konferensi Nasional Komunikasi Politik 2014

Seminar Komunikasi Politik Tingkat Nasional tahun 2014 yang diadakan pada Lustrum II Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Brawaijaya merupakan kelanjutan dari Konferensi Nasional Komunikasi Politik yang diadakan pada bulan Oktober tahun 2014. Konferensi Nasional Komunikasi Politik diadakan dengan mengundang keterlibatan peran para civitas Jurusan Ilmu Komunikasi di universitas-universitas yang ada di Indonesia sebagai pemateri. Tema yang diangkat tidak berbeda jauh dengan seminar yang sebelumnya yaitu “Fenomena Kontemporer Komunikasi Politik 2014”. Dengan adanya acara ini, diharapkan keterlibatan civitas Jurusan Ilmu Komunikasi akan semakin besar sehingga meningkatkan pengenalan Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya pada tingkat nasional.

3. Kellner National Film Festival

Festival Film yang bertema “Lima Meter di Pinggir Jalan” ini ditujukan untuk memberikan apresiasi bagi civitas akademika (kalangan akademisi maupun mahasiswa) baik di Universitas Brawijaya maupun di tingkat nasional atas karya sinematografi yang telah diproduksi. Selain itu juga untuk memberikan alternatif tontonan yang berkualitas tetapi tetap memiliki etika dan bersifat positif sebagai bagian dari pengasahan softskill media literacy yang tercermin dalam kriteria penilaian yang ada. Festival film ini juga bertujuan untuk memberikan perspektif mengenai hal-hal yang cenderung terabaikan di sekitar kita, di luar narasi yang terekam di media massa.

4. “Communicating Locally”

Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya selama ini dikenal sebagai salah satu jurusan yang aktif dalam kegiatan seni, terutama jika dilihat dari banyak mata kuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi yang melibatkan ide kreatif tiap mahasiswa dan dosen. Dengan membaca potensi yang ada dalam diri tiap elemen akademik yang ada di Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya, maka dalam rangkaian acara Lustrum II Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya akan diadakan acara Malam Seni. Pada malam seni ini akan diadakan 2 acara inti yaitu pentas seni dan penyerahan lifetime achievement award. Acara Malam Seni ini akan diberi tajuk “Communicating Locally”. Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menjadi salah satu ruang untuk bereskspresi melalui aktivitas seni lokal yang saat ini mulai bangkit lagi serta memberikan apresiasi kepada salah satu tokoh seni Jawa Timur yaitu Kartolo.

5. Communication Alumni Gathering 2014

Perkembangan teknologi saat ini sangat memungkinkan setiap individu dapat terhubung satu dengan lainnya. Hal ini tidak dapat dipungkiri seiring hadirnya berbagai macam teknologi informasi dan komunikasi (Information Communication Technology/ICT) yang masuk ke Indonesia di era 90-an. Dengan kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi komunikasi tersebut maka terjadi perubahan pola komunikasi di masyarakat yang sebelumnya melalui tatap muka (face to face) berganti dengan medium lain (handphone, notebook, dll). Kondisi inilah yang dinilai sebagai tantangan baru dalam Ilmu Komunikasi ketika menghadapi era perdagangan bebas (Asian Free Trade Organization/AFTA) tahun 2015. Dapat dikatakan sebagai sebuah masa dimana hilangnya batas teritorial antar negara. Berangkat dari kondisi tersebut, institusi pendidikan tinggi dituntut untuk dapat menyiapkan kurikulum pembelajaran yang sangat responsif terhadap pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan imbasnya terhadap kehidupan sosial masyarakat. Untuk dapat mencapai hal tersebut, dibutuhkan sinergi antara civitas akademika, alumni serta stakeholder. Sehubungan dengan hal ini, dengan bangga, Keluarga Besar Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Brawijaya menghadirkan program yang dapat memfasilitasi mahasiswa, dosen, alumni dan praktisi Ilmu Komunikasi dapat menghimpun potensi baik pengalaman lapangan, akademisi, data ilmiah terbaru dari angkatan 2004 – sekarang. Upaya ini hendak dilaksanakan dengan menyelenggarakan agenda pertemuan alumni yang merupakan rangkaian kegiatan dari LUSTRUM II Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Brawijaya. Dengan melihat latar belakang Kota Malang sebagai tempat diselenggarakannya Kongres Ilmu Sosial I, kami mempersembahkan Communication Alumni and Stakeholder Gathering 2014 – Future Communication for Globalization Movement yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan Ilmu Komunikasi di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *